Menjelang berakhirnya episode drama populer 'Cheese In The Trap', sebuah kabar yang cukup hangat justru terangkat ke permukaan.
Pada tanggal 24 Februari yang kemudian dikenali Soonkki yang merupakan pengarang dari webtoon drama tersebut sudah mengungkapkan rasa tidak nyamannya mengenai buatan drama tersebut melalui blog pribadinya.
Di dalam suatu postingan yang cukup panjang, Soonkki mengungkapkan kekecewaannya mengenai pihak buatan yang tidak mempertimbangkan keinginannya agar versi drama tidak terlalu sama dengan versi webtoon, terutama di bab endingnya. Hal tersebut sebelumnya sudah diungkapkan oleh sang pengarang kepada tim bikinan mempertimbangkan agar adanya perbedaan 'feel' dan agar tidak menjadi spoiler bagi penggemar yang memang telah mengikuti versi webtoon-nya.
Disebutkan dalam tulisan yang dibuatnya di blog tersebut bahwa drama tersebut berlawanan dari yang dia kehendaki. Selain itu ia juga mengaku kecewa dengan pihak buatan yang gres memberikannya naskah drama setelah episode ke-6.
Namun di akhir postingannya Soonkki juga menuliskan bahwa terlepas dari sebagian hal yang dirasakannya kurang membuat puas baginya dia tetap berterima kasih dan menghargai kerja keras tim bikinan serta para bintang film yang sudah memainkan perannya dengan baik.
Bagaimana pendapat kalian mengenai hal ini? (west-java.com)