Cerita Mantan Dal Shabet, Viki Dipaksa Buka-Bukaan Untuk Syuting Film


Salah seorang mantan anggota Dal Shabet, Viki mengungkap sisi kelam industri hiburan Korea yang tengah ditekuninya.

Pada Desember 2015 kemudian, mantan Dal Shabet, Viki yang sekarang tengah meniti karir sebagai seorang aktris bercerita bahwa dirinya dipaksa melaksanakan adegan dewasa dalam film debutnya yang berjudul 'A Pharisee'.

Dalam wawancaranya dengan salah satu media, Viki mengungkapkan, "Aku merasa bahwa jika saya bertentangan usulan dengan agensiku, saya akan kehilangan peluang kerja. Produser menyampaikan kepadaku bahwa tidak akan ada adegan mengekspos tubuh yang berlebihan."

"Kami sungguh-sungguh menyelesaikan syuting tanpa adegan tersebut, tapi kemudian eksekutif meminta untuk melakukan syuting untuk beberapa adegan yang extra hanya mengekspos punggungku sehingga aku kembali di depan kamera," lanjut Viki.

"Tiba-datang kami melakukan syuting adegan 19+ dan tidak ada satu orang pun disana yang mampu melindungiku. Aku tidak mengetahui apa yang sedang terjadi dan akibatnya melakukan syuting adegan. Film ini hasilnya menjadi luka besar bagiku dan saya dicap selaku aktris erotis, yang ialah bukan sesuatu yang saya inginkan jadi aku mesti mengatakan," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa agensinya berbohong kepadanya dengan mengatakan bahwa ia akan di-casting pada drama populer kalau ia melaksanakan syuting dua film lagi yang membutuhkan adegan bugil.

Namun sesudah melaksanakan syuting film erotis pertamanya itu, agensi dimengerti berbohong dan membantah pernah menciptakan janji-akad tersebut.

"Aku menyadari bahwa saya sedang tertipu dan menyewa pengacara untuk mengajukan gugatan untuk membatalkan kontrakku. Tuntutan hukum seperti ini lazimnya menyantap waktu yang usang namun agensiku itu tidak terdaftar dalam KOCCA dan itu beroperasi secara ilegal dan di bawah keadaan dimana mereka tidak dapat mengkontrak pemeran/aktris. Aku mampu meninggalkan agensi cuma dengan lukaku," ungkap Viki. (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama