Sebuah agensi manajemen pastinya memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam pertumbuhan artis yang berada di bawah naungan mereka.
Agensi administrasi yang mengelola agenda dan acara para idola K-Pop khususnya. Mereka dituntut bisa berkompetisi dalam berbagai hal dengan agensi yang lain, mulai dari penawaran khusus yang baik, membuat lagu atau pengarang lagu bertalenta, membuat koreografi bermutu dan masih banyak pekerjaan lainnya.
Seorang netizen di situs Instiz belum usang ini memperbincangkan pendapatnya perihal agensi yang dianggap tak becus dalam melakukan pekerjaan mereka.
Lewat postingannya, ia mengemukakan pendapatnya kepada beberapa agensi yang dianggap gagal yang mana diantaranya yaitu agensi yang menaungi banyak sekali grup idol terkenal.
Netizen tersebut menyebutkan agensi pertama JYP Entertainment dan menuliskan, "Mereka tidak mengenali bagaimana caranya mengiklankan artis mereka. Mereka tidak mengetahui waktu yang tepat." Selanjutnya netizen tersebut berpendapat, "Tidak ada feedback - Sepertinya tidak ada pekerja di perusahaannya," untuk agensi Cube Entertainment.
Kemudian ia mengkritik BigHit Entertainment dengan kasus manajer yang nyaris memukul personil BTS, "Manajer mereka menghantam salah seorang personil grup yang belum usang ini tengah meningkat." Selain itu, Pledis Entertainment juga jadi sasaran agensi yang dianggap tidak becus. Ia menuliskan, "Keberadaan After School tidak diketahui, " sebagai sindiran untuk agensi.
Nama agensi Star Empire Entertainment dan DSP Media juga tergolong dalam 6 agensi yang dianggap tidak melaksanakan pekerjaannya dengan benar.
Bagaimana menurut kalian tentang pendapat netizen di atas?