Menentang Pemerintah, Solois Lee Seung Hwan Dapat Ancaman Pembunuhan


Penyanyi solo veteran, Lee Seung Hwan memperoleh bahaya pembunuhan sehabis menyuarakan diri untuk menentang pemerintah.
Penyanyi Lee Seung Hwan pada hari ini, 4 Oktober rencananya akan menggelar konser untuk menyuarakan tunjangan untuk menentang buku sejarah yang dikeluarkan pemerintah. 
Namun, sehari sebelumnya, sempurna pada tanggal 3 Oktober kemarin ia menerima ancaman pembunuhan dari suatu akun Twitter yang bertuliskan, "Shin Hae Chul meninggal begitu menyedihkan alasannya dia paling keras dari orang-orang yang menentang pemerintah. Berikutnya yakni komunis Lee Seung Hwan."
Lee Seung Hwan memposting screenshot tweet orang tak dikenal tersebut ke akun Facebook resminya di hari yang sama.
Hal ini jauh lebih mengerikan dari komentar-komentar pedas yang biasanya dilayangkan oleh netizen kepada selebriti. Bahkan seorang kenalan Lee Seung Hwan mengungkapkan bahwa ia sungguh khawatir perihal beliau, sejak mulai menyuarakan penentangan terhadap pemerintah tersebut.
Sementara itu, konser Lee Seung Hwan yang ditujukan untuk menentang buku teks yang dikeluarkan pemerintah akan diselenggarakan di Hongdae pada 4 November pukul 7 malam waktu Korea Selatan. (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama