Jonghyun SHINee Kritik Kebijakan Pemerintah Korea Selatan


Jonghyun SHINee mengkritisi kebijakan pemerintah Korea Selatan lewat akun twitternya.

Jonghyun SHINee menuliskan sebuah kritik kepada pemerintah Korea Selatan melalui akun twitternya. Ia menuangkan pendapatanya selaku warga negara Korea Selatan, terhadap isu yang sedang berkembang ketika ini.

Jonghyun menyampaikan, "Menurunkan usia masuk sekolah untuk mengiklankan kelahiran.. Memproduksi buku teks sejarah pemerintahan.. Dengan kebijakan tersebut, saya kehilangan iktikad diriku untuk memiliki anak yang mau tumbuh menjadi remaja dengan kesehatan tubuh dan fikiran. Aku tidak mengatakan saya tak ingin punya anak. Aku mengatakan ini makin angker untuk memiliki anak dimasa yang akan datang."

Baru gres ini pemerintah di Korea Selatan membuat sebuah peraturan baru yang menuai suatu kontroversi. Pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa siswa akan diajarkan sejarah melalui buku teks mulai tahun 2017. Banyak yang mengrkritik kebijakan dari Presiden Park Geun Hye ini, mereka menilai siswa akan kembali terhadap pendidikan pada masa negara otoriter yang kemudian. Yang mana siswa akan diajarkan sejarah perihal ciri bangsa yang keras menuju demokrasi. Pemerintah Korea Selatan dinilai akan membuat aib, alasannya adalah mengikuti sistem pendidikan yang seperti dengan Korea Utara.

Kemudian, pemerintah Korea Selatan juga tengah mempertimbangkan untuk menurunkan usia masuk sekolah dasar. Hal tersebut dinilai ampuh untuk membantu para perjaka mencari pekerjaan dan meningkatkan angka kelahiran. Pemerintah Korea Selatan ingin menurunkan usia masuk sekolah sehingga para cowok akan menerima pekerjaan lebih cepat, dan memungkinkan mereka untuk dapat menikah dan memiliki anak-anak lebih cepat juga.

Apakah kalian juga setuju dengan kritikan Jonghyun SHINee? (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama