Lay EXO yang beberapa waktu lalu telah merilis buku autobiografi pertamanya, menceritakan aneka macam hal yang belum pernah ia ceritakan kepada penggemar sejak 3 tahun berkarir di industri musik K-Pop.
Melalui autobiografi tersebut, Lay mengungkapkan bahwa beliau pernah terlibat pada sebuah pertengkaran hingga menjalani konsekuensi dipulangkan ke kampung halaman dikala masih menjadi trainee.
"Ketika saya menekuni dalam kehidupan trainee, kejadian terjadi, saya berjuang, dan itu menimbulkan konsekuensi yang serius. Karena peristiwa pertengkaran ini, saya diantarkembali ke negaraku, bahkan tidak mempunyai kesempatan untuk mencerminkan tekadku mesti merebut setiap peluang, dan saya meninggalkan Korea untuk kedua kalinya," tulisnya.
Berikutnya, Lay menjelaskan karena dari perkelahiannya, "Pada saat itu perusahaan mengatur banyak kelas untuk kami, kelas tari, kelas vokal, kelas bahasa, saban hari cuma praktek dan praktek, menyedot diri dengan praktek yang aku akan tanpa anggapan lain segera tidur hingga hari selanjutnya setelah kembali ke asrama. Aku ingat bahwa ada hari sewaktu aku bangkit, saya merasa sungguh-sungguh lapar, dan sehabis menyaksikan panci nasi di atas meja, saya menghabiskannya."
"Aku tidak berharap untuk melawan cuma karena panci nasi itu. Sekarang aku berpikir perihal hal itu, itu mungkin karena siapa saja sangat tabah, seluruh hati terikat bersahabat, kadang-kadang hanya lantaran satu kata menjadi tidak sabar, dan karena kita semua adalah pria, emosi akan keluar. Ketika adu, tindakanku sedikit berlebihan, itu menjadikan orang lain cedera, ini sedang diperhitungkan selaku kesalahan serius di bagianku, dan oleh lantaran itu saya dipulangkan kembali, " tambahnya. (west-java.com)