T-ara mengaku banyak mengalami kesulitan sesudah rumor pembullyan yang menggemparkan publik bertahun-tahun kemudian.
Baru saja comeback dengan album baru, anggota T-ara melaksanakan wawancara langsung bareng media Korea. Dalam wawancara ini, mereka mengatakan soal kerinduan terhadap penggemar di Korea setelah lama tak comeback, juga lagu gres mereka yang berjudul 'So Crazy'.
Saat disinggung soal rumor pembullyan yang menyebabkan Hwayoung hengkang dari grup, Eunjung mengatakan, "Kami berpikir untuk menuntut netizen yang terus mempostingkan komentar hujatan, karena beberapa komentar mereka sangat menyakitkan, tidak cuma bagi kami, tetapi juga anggota keluarga kami."
"Tapi kami ingin tetap menyampaikan bahwa kami berhasil menang, dan tidak ingin menyalahkan lainnya. Aku hanya berharap ada jalan agar keluarga kami tidak menyaksikan komentar-komentar jahat tersebut, karena kami memang sudah sudah biasa, tetapi keluarga kami tidak," ungkapnya.
Soyeon lalu menyertakan, "Itu juga menyakiti kami, tapi kami akan mencoba untuk bertahan, walaupun kami sering bertanya-tanya apakah kami mesti memakai jalur hukum. Namun sejauh ini, kami masih bertahan hidup."
"Aku merasa sekarang lagu-lagu yang anggun cuma terbuang tidak berguna oleh kami, sebab orang-orang tidak lagi menyukai kami. Aku merasa lagu ini pasti akan sungguh dicintai jika kami merilisnya sebelum insiden tersebut. Aku harap paling tidak orang-orang bisa menggemari lagu kami tanpa evaluasi lainnya. Sangat sulit untuk memuncaki chart ketika ini, dan kami bahkan sangat senang dikala menempati posisi ranking ke 39, menciptakan kami berteriak," imbuh personil T-ara itu. (west-java.com)