Agensi independen milik Tablo, HIGHGRND balasannya buka bunyi soal tudingan plagiat pada dua lagu artis pertama mereka, Hyukoh.
Belum usang ini telah dikabarkan bahwa grup musik indie asal Korea, Hyukoh terlibat kontroversi plagiat atas dua lagunya yang berjudul 'Lonely' dan 'Panda Bear'.
Kabar yang dengan segera menyebar sampai terdengar oleh Hyukoh dan agensi barunya tersebut akhirnya menunjukkan pernyataan resmi pada hari ini, Jumat, 24 Juli 2015.
Berikut pernyataan agensi HIGHGRND terkait tudingan plagiat pada dua buah lagu yang diciptakan artisnya tersebut:
Ini ialah pernyataan resmi untuk menangani postingan yang sehubungan dengan kontroversi plagiarisme Hyukoh.
Pertama, sungguh disayangkan bahwa lagu-lagu yang artis telah bekerja keras untuk mempersiapkannya ini sudah tersapu dalam jenis kontroversi mirip ini.
Dalam perkara 'Lonely' Hyukoh memperlihatkan lagu ini selaku pembuka untuk leader The Whitest Boy Alive, Erlend Oye, dikala ia mendatangi Korea pada bulan Maret tahun kemudian. Pihak yang terlibat eksklusif bantu-membantu memujinya [Hyukoh] untuk lagu ini.
'Panda Bear' ialah sebuah lagu yang beliau [Hyukoh] sudah tampilkan sejak tahun kemudian, dan secara resmi dirilis pada bulan Januari [tahun ini]. Mempertimbangkan fakta bahwa rentang waktu dari perilisan lagu Yumi Zouma ialah pada bulan Maret, waktu yaitu tidak mungkin.
Kami akan melihat ini [kontroversi] selaku antisipasi publik untuk Hyukoh untuk menampilkan musik yang lebih baik dengan meningkatnya ketertarikan, dan mereka akan menyapa siapa pun dengan musik yang lebih baik di masa depan. (west-java.com)