Personil Super Junior-M, Henry mengungkap kesedihannya dikala mengenang masa kecil.
Pada 4 Juli kemarin, Henry hadir dalam program 'Always Cantare'. Pada ketika itu ia berlatih dengan seorang guru biola untuk mengajarkan kepadanya bab yang merepotkan. Tapi ketika ia mengalami kesusahan, ia tampakkecewa. Ia kemudian berhenti memainkan biolanya dan mulai menangis.
"Sejujurnya, ketika aku masih kecil saya punya pengalaman yang mengecewakan," kisahnya. Ia mengatakan bahwa pada dikala ia masih kecil, ia menghabiskan beberapa bulan tinggal di rumah gurunya. Gurunya duduk di sampingnya saat ia berlatih dan memperlihatkan kritikan kepadanya.
"Aku tahu mereka melaksanakan semua itu demi kebaikanku. Tapi saat aku berlatih barusan, aku tiba-datang teringat hal itu," ungkap personil Super Junior-M ini.
Terakhir, dalam wawancaranya ia menyampaikan, "Belakangan, banyak orang yang bilang aku jenius. Tapi bekerjsama tidak. Ketika saya masih kecil, saya berlatih dengan sangat keras. Aku rasa tidak ada hal yang dinamakan jenius."
"Dan aku masih belum sehebat itu kok," imbuhnya sambil memperlihatkan senyum di wajahnya. (west-java.com)