Jika kita kembali ke beberapa ahad yang kemudian, mewabahnya virus MERS (Middle East Respiratory Syndrome) menciptakan gempar dunia sebab terdapat beberapa orang yang dikabarkan meninggal di Korea Selatan balasan terjangkit virus yang berasal dari timur tengah tersebut.
Seperti yang dikabarkan media, virus MERS cukup menerima perhatian yang cukup besar dari kalangan pemerintah, membuat beberapa sekolah diliburkan untuk sementara, dan bahkan banyak sekali acara atau konser yang mengumpulkan populasi manusia yang tinggi terpaksa dibatalkan, mengenang kemungkinan virus dapat lebih cepat tersebar kalau terdapat banyak orang yang berkumpul di suatu tempat.
Namun, seseorang Western, lewat channel Youtube BapMokJa, sukses mewawancarai beberapa pejalan kaki di Korea Selatan utamanya di tiga daerah ramai penduduk seperti Gangnam, Myeongdong dan Hongdae.
Pertanyaan pertama yang diajukan oleh pemilik channel Youtube BapMokJa yakni "Apakah MERS menyeramkan?"
Setelah mendengar jawaban dari banyak orang yang ditemui dan diwawancarai di tepi jalan ternyata mengungkapkan fakta bahwa sebenarnya banyak dari kelompok perjaka dan pejalan kaki yang bahkan tidak terlampau serius menanggapi virus MERS dan bahkan beberapa orang ditemui berlangsung tanpa mengenakan masker.
Setelah itu, pemilik channel juga menanyakan mengapa mereka tidak begitu takut dengan virus MERS, yang mana banyak penduduk yang berpendapat bahwa virus tersebut hanya dapat menimbulkan penyakit sejenis flu, dan argumentasi lainnya.
Simak videonya di bawah ini. (west-java.com)