Salah satu agensi idol di Korea Selatan belum lama ini dikabarkan tersangkut persoalan hutang dengan beberapa salon kecantikan, yang berujung pada pengajuan permintaan.
Hal tersebut bermula ketika beberapa salon kecantikan melayani 7 artis dari sebuah agensi, dimana jikalau ditotalkan seluruh biaya perawatan artis untuk agensi tersebut menyentuh angka 19.23 juta won atau sekitar 230 juta Rupiah.
Namun, agensi mengklaim bahwa mereka tidak berencana untuk tidak mengeluarkan uang. Agensi tersebut berdalih bahwa kecilnya kemungkinan bagi trainee mereka untuk melakukan debut yang sukses dan mengembalikan investasi awal agensi sebesar 5%, sehingga membuat agensi tidak mempunyai pilihan selain menempatkan ongkos layanan salon keayuan dalam hutang.
Kabar ini masih menjadi materi perbincangan netizen, dimana banyak netizen yang berasumsi bahwa agensi tersebut memang bermaksud untuk melakukan penipuan.
Menurut yang tertulis di sumber, dapat diartikan bahwa agensi tersebut mencoba untuk menggunakan beberapa jasa layanan salon keelokan dikala mereka membutuhkan dan lalu berujung pada hutang, dan begitu seterusnya sampai beberapa salon keayuan terkait menuntut agensi tersebut.
"Mengapa mesti membuat salon bertanggung jawab kepada agensi yang tidak dapat membayar layanan untuk idol mereka?" tulis seorang netizen. "jangan meminta pelayanan jika kau tidak dapat membayarnya... apakah kau pengemis?" "Ini seperti pekerjaan penipu yang telah terkoordinasi" dan yang lain.
Bagaimana berdasarkan kalian? (west-java.com)