Ini Alasan Kris Wu Yi Fan dan Luhan Keluar Dari EXO Menurut Pakar di China


Seorang pakar di industri hiburan China, presdir Wang memperlihatkan tanggapannya tentang info keluarnya Kris Wu Yi Fan dan Luhan dari EXO.

Hal ini ia ungkapkan dalam sebuah event bertajuk '2015 World Knowledge Forum', yang digelar di Chengdu, China, pada 20 Mei kemudian. Ia mengatakan, "Industri hiburan Korea berpusat pada bidang musik, bahkan kebanyakkan penyanyi di China berlatih di Korea dahulu sebelum debut. Namun, industri hiburan di China berpusat pada film."

"Ketika selebriti China kembali dari Korea, hal pertama yang mereka ingin kerjakan adalah masuk ke dunia akting. Jika agensi Korea gagal menunjukkan kesempatan itu, mereka niscaya takut akan masa depan mereka,"
terangnya.

Ia kemudian menerangkan perihal pendapatan rata-rata yang didapatkan artis di China, "Paling tidak 20-30 artis di China menerima penghasilan sebesar 100 juta Yuan (sekitar 200 miliar Rupiah) pertahun. Namun pemasukan selebriti Korea masih jauh tertinggal. Jadi kalau seorang artis diminta untuk menentukan pasar yang hendak mereka masuki, jawabannya sudah terperinci."

Ia juga menjelaskan perbedaan tata cara di industri hiburan Korea dan China, "Dulu artis China memang bergantung pada agensi, tetapi ketika ini bila seorang selebriti sudah menerima popularitas besar mereka akan melaksanakan workshop sendiri. Hal ini disebabkan karena saat ini internet sudah jadi terusan pemasaran yang lebih terjangkau. Sehingga hubungan artis dan agensi tidak begitu bersahabat. Sedangkan industri hiburan Korea, masih mengekang artis mereka sendiri."

Terakhir ia menawarkan masukan supaya artis asal China tidak meninggalkan manajemennya di Korea, supaya agensi menawarkan ruang yang lebih luas terhadap sang artis untuk melakukan pekerjaan di China dan melakukan pekerjaan sama dengan perusahaan di kampung halamannya. (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama