Wawancara Lengkap Dengan Ayah Tao EXO, Terkait Keputusan Untuk Mengakhiri Kontrak


Dalam wawancara bareng media Sina, ayah Tao mengungkapkan argumentasi mengapa ia ingin Tao segera mengakhiri persetujuan dengan SM Etertainment dan keluar dari grup EXO.

Pertama-tama, sang ayah menjelaskan wacana keadaan cedera yang dialami Tao, "Cedera tersebut hampir merobek semua ligamen pada kakinya. Sebelum tahun gres, cedera pada kakinya yang ditemukan dari kompetisi olahraga masih belum sembuh sepenuhnya, hal ini kian memburuk sehabis ia menjalani gladi dan syuting. Sementara cedera pada pinggang, sudah begitu lama, namun ia tidak pernah menerima perawatan yang benar. Alasan utama kami dibalik hal ini merupakan alasannya adalah kami ingin Tao sehat dan kondusif," ujarnya dengan putus asa.

"Tiga tahun semenjak debut dan ia senantiasa membintangi program yang mempunyai resiko tinggi, ia bahkan jatuh dari atas panggung alasannya adalah keselamatan yang kurang, menjadikannya harus menggunakan kursi roda dan tongkat. Agensinya tidak pernah memperlihatkan perhatian khusus terhadap cedera yang ia dapatkan, dan pengobatannya senantiasa saja ditunda, hal ini membuatku merasa begitu sakit hati," ujarnya.

Ayah Tao juga mengungkapkan, bahwa SM Entertainment pernah berdiskusi dengannya untuk meningkatkan acara solonya, mirip sumbangan yang mereka berikan kepada Lay, dengan menyebarkan studio eksklusif di China.

"Sebelumnya, dikala aku bergegas ke Korea untuk menjemput Tao untuk mendapatkan perawatan, aku diundang oleh SM Entertainment untuk mengatakan perihal masa depan Tao, dan menyebutkan akan menciptakan studio langsung untuk Tao. Aku sangat bahagia pada ketika itu, berpikir bahwa SM balasannya memberikan perhatian lebih kepada Tao sehabis selama ini ia mengalami penderitaan dan rasa sakit. Tapi pada kesannya, hal itu tidak terjadi sama sekali."


"Sebenarnya sangat sukar untuk membuat keputusan mirip ini, terlebih ia sungguh menggemari musik dan grupnya EXO, ia tidak pernah mengeluh walau mengalami cedera dan tidak menerima perawatan yang sempurna dari agensi. Tapi sebagai seorang ayah, hal yang aku inginkan supaya ia bisa kembali ke tempat tinggal jadi kami mampu merawatnya dengan baik, membuatnya kembali sehat, jadi ia tidak perlu tampil di atas panggung walau mengalami cedera."

Sang ayah merasa bahwa keputusannya ini memang tampakegois, tetapi setelah berbicara dan membujuk Tao, risikonya ia setuju dengan keputusan sang ayah. "Tao karenanya oke dengan keputusanku untuk mengakhiri perjanjian , karena ia anak yang berbakti kepada orang renta."

Terakhir sang ayah mengungkapkan, "Prioritas utama kami semoga ia mendapatkan perawatan dan kembali sehat, sehabis itu gres kami akan memikirkan karir berikutnya dan semua itu tergantung dari keputusannya. Jadi seorang penyanyi adalah impian terbesarnya, dan kami niscaya akan tetap mempertahankan apa yang nantinya ia pilih." (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama