Ulah EXO-L, Shawol dilarang Dukung SHINee di 'Music Core'


Rumor gres gres ini beredar di banyak sekali sosial media mengungkapkan ulah seorang EXO-L yang menciptakan SHINee World (Penggemar SHINee) dilarang menghadiri program musik 'Music Core'.

Dengan hashtag #JusticeforShawols, SHINee World berusaha menjangkau dan pertanda kebenaran untuk mendapatkan kembali hak mereka untuk mendukung SHINee di acara musik 'Show! Music Core'. SHINee World juga berupaya menarik minatSM Entertainment untuk menuntaskan persoalan ini.

SHINee World mengklaim bahwa seorang EXO-L mengambil gambar pada acara musik 'Show! Music Core', dimana hal tersebut memang tidak diperbolehkan oleh banyak acara musik. Ketika seorang penggemar EXO tersebut berhadapan dengan petugas acara, dia malah mengklaim bahwa dirinya penggemar Minho SHINee, yang ketika itu menjadi MC.

Dengan demikian, 'Show! Music Core' memutuskan melarang SHINee World untuk hadir di jadwal, membuat Shawol akan kehilangan kawasan untuk mendukung idol kesayangan merek dan sebagai gantinya harus berharap ada ruang yang tersisa bagi mereka sesudah semua penggemar yang lain telah keluar daerah penonton.

Mencoba memperjelas suasana ini, SHINee World memposting bukti bahwa memang benar seorang EXO-L yang telah mengambil gambar bukannya SHINee World dengan menyebarkan gambar yang EXO-L telah ambil pada ketika agenda itu.

Gambar-gambar yang menampilkan anggota EXO dengan Minho SHINee, tetapi SHINee World menegaskan bahwa watermark tidak ada yang berasal dari fansite SHINee. Seperti yang bisa dilihat dari foto, watermark menawarkan 'Mon Ami Chen' yang merupakan fansite Chen, 'Candy Crush' fansite Baekhyun, 'Buttercup' fansite Xiumin, dan 'Kindly' fansite Suho.




Namun, 'Dreaming Boy', merupakan penggemar Kai yang diduga menjadi penyebab masalah ini sudah menuliskan undangan maafnya kepada SHINee World, menjanjikan ia akan menyelesaikan duduk perkara ini secara pribadi.

Dia juga menuliskan:

Halo, ini yaitu Dreaming Boy. Pertama-tama, saya sungguh-sungguh minta maaf kepada semua fans SHINee yang sudah terperangkap di lokasi selama sekitar 2 jam dan mesti mengalami kesusahan alasannya ini. Seperti sedang menyebar di Twitter dan banyak sekali komunitas, memang benar bahwa aku memasuki dingklik penggemar MC dengan menggunakan kartu fanclub SHINee World generasi pertama kakakku untuk Minho SHINee dan mengambil foto. Tapi sesudah saya tertangkap mengambil foto dan ditanya saya penggemar siapa, saya tidak pernah menyebut anggota lain dan mengatakan aku penggemar mereka. Aku menyampaikan terhadap mereka dari permulaan bahwa aku penggemar EXO Kai dan bahwa aku melakukan fansite disebut 'Dreaming Boy'. Adapun bangku penggemar yang semua SHINee World khawatirkan, penunjang (staf) mengatakan kepadaku bahwa mereka akan mengenali nanti dan menghubungiku secara eksklusif, jadi saya juga menunggu panggilan. Jika duduk perkara ini terus berlanjut, saya akan mengambil tanggung jawab dan meminta maaf terhadap pendukung tersebut, Strong Friends (pengawal), dan para fans yang ada di lokasi. Aku juga akan mengatakan dengan para pendukung untuk berupaya sekuat tenaga untuk menegaskan bangku penggemar [SHINee World] tidak dihilangkan. Sekali lagi, aku sungguh menyesal bahwa hal yang disayangkan ini terjadi, dan saya betul-betul menyesal bahwa aku terganggu oleh kedua fanbase alasannya saya egois dan ingin mengambil foto dari Jongin (nama asli Kai) di panggung comeback, dan kesannya bertindak tanpa sopan santun. Aku ingin meminta maaf kepada siapa pun yang menggemari foto-fotoku dan juga para penggemar dan saya akan berhati-hati dan bekerja keras untuk menegaskan sesuatu yang tidak menguntungkan seperti ini tidak terjadi lagi sebab kata-kata dan tindakanku. Aku menundukkan kepalaku sekali lagi dan meminta maaf. Terima kasih telah membaca postingan panjang ini meskipun itu bukan informasi baik.
Sebenarnya kejadian mirip ini bukanlah yang pertama kali penggemar SHINee alami. Beberapa hari yang lalu, SHINee World juga sempat dibentuk galau dengan tiket untuk konser SHINee di Seoul terjual habis begitu cepat, yang ternyata kembali EXO-L berulah dengan memborong banyak tiket kemudian dijual dengan harga yang mahal untuk membeli album EXODUS yang mempunyai 20 versi.

Semoga peristiwa mirip ini tidak akan terulang lagi, khsususnya peristiwa diantara penggemar SHINee dan EXO-L yang telah berulang kali terjadi. (west-java.com)

Lebih baru Lebih lama