ZEST Tunda Comeback Setelah Skandal Pemerkosaan dan dikecam Netizen


Boy grup ZEST terpaksa menangguhkan comeback mereka setelah pada tanggal 5 Maret kemudian beredar kabar yang menyampaikan bahwa salah seorang anggota grup mereka sudah melakukan pelecehan seksual.

Hari ini, tanggal 6 Maret, wanita yang melaksanakan wawancara pribadi bersama YTN Media ini mengaku bahwa dirinya sudah diperkosa oleh salah satu anggota ZEST dan ternyata ia juga merupakan seorang idol.

Berita mengenai ZEST kemudian menjadi perhatian dan banyak sekali kemarahan dari kalangan netizen tidak dapat terelakkan. Bahkan, ZEST yang dalam waktu dekat ini berniat merilis album gres memutuskan untuk menunda jadwal comeback mereka itu sebab skandal dan kecaman dari netizen yang masih memanas.

Beberapa komentar netizen yang mendapatkan bantuan yang banyak yakni, "Setelah menyaksikan foto mereka, saya pikir akan lebih baik bagi mereka untuk berhenti menjadi selebriti dan pergi belajar berjualan atau sesuatu yang lain, bahkan kalau tidak untuk penyerangan skandal seksual ini. Mudah-mudahan ini mampu menjadi potensi untuk mengubah hidup kalian", "Comeback??? Image kalian belum berpengaruh sama sekali mengingat ini yakni pertama kalinya seseorang perihal mengetahui perihal kalian", "Bahkan, siapa yang menanti comeback kalian?? Tidak ada. Apakah kalian berpikir kalian B2ST atau sesuatu yang lain? Citra apa yang dapat dirusak disana?" dan lainnya.

Salah satu perwakilan agensi Zenith Star Entertainment mengungkapkan jadwal comeback ZEST, "Awal April ada rencana untuk melanjutkan kegiatan mereka." Perwakilan kembali merespon persoalan yang terjadi, "Tapi dalam perkara ini tidak ada opsi selain menunda [comeback] tanpa deadline yang ditetapkan."

Perwakilan tersebut juga mengaku bahwa akibat tuduhan pemerkosaan yang dilakukan leh salah satu anggota grup ZEST tersebut membuat perusahaan mengalami pengaruh kerugian yang sungguh besar.

Perwakilan bahkan menuding bahwa pengukuhan yang dibeberkan oleh wanita yang berinisial A tersebut merupakan sebuah lelucon dan menambahkan, "Sekali lagi, buktinya bukan pelecehan seksual. Semuanya akan diungkap dalam pemeriksaan kepolisian." (west-java.com)

Lebih baru Lebih lama