Baru-baru ini beredar kabar yang menyebutkan bahwa korelasi bintang film Lee Min Ho dan Suzy Miss A dipakai untuk menutupi kasus korupsi di Korea Selatan.
Bermula dikala seorang netizen menuliskan suatu postingan di lembaga Pann, "Aku sungguh terkejut sesudah membaca isu itu. Jika kalian melihat tanggal Lee Min Ho dan Suzy bertemu, iyalah pada 15 Maret dan 25 Februari, jadi itu bahwasanya sudah cukup usang."
Ia melanjutkan, "Aku bukan seorang jurnalis jadi aku tidak begitu paham, namun mengapa mereka harus menangguhkan perilisan beritanya kalau mereka menerima sebuah jackpot? Dan kenapa di hari yang sama ada tiga skandal sekaligus yang keluar?"
Pada 23 Maret kemarin, tak cuma Suzy dan Lee Min Ho, juga ada dua pasangan yang lain, yang melibatkan Park Ha Sun dan Jang Yoon Joo. Hal ini terbilang tak biasa, mengenang sejumlah selebriti dikonfirmasi sedang berpacaran dalam waktu yang sama.
Netizen tersebut kemudian menambahkan sebuah laporan ekskulsif dari media Herald Economy, yang menyatakan bahwa mantan presiden Lee Myung Bak telah melaksanakan penyelundupan duit sebesar 280 miliar Won, atau sekitar 3.2 triliun Rupiah untuk kurs dikala ini. Uang tersebut ia investasikan untuk bisnis berbasis sumber daya alam.
Banyak netizen yang berspekulasi, bahwa skandal ini memang sengaja dirilis untuk menutupi perkara tersebut. Hal ini rupanya bukan terjadi sekali saja, bertahun-tahun silam, di Korea skandal selebriti memang sering kali digunakan untuk pengalihan isu politik.
Bagaimana pertimbangan kalian mengenai hal ini? (west-java.com)