Hanya dianggap Ayah, Jimin AOA Tempatkan San E Dalam 'Dad-Zone'?


Jimin AOA sudah menerima kepopularitasannya setelah mengikuti acara persaingan laga rap wanita 'Unpretty Rapstar' Mnet.

Perhatian netizen yang kepincut dengan musik bergenre hip hop pastinya tertuju pada Jimin sehabis episode pertama ditayangkan. Pada episode tersebut, Jimin mengungkapkan kesedihannya karena merupakan satu-satunya idol diantara rapper-rapper perempuan underground lainnya yang telah memiliki pengalaman yang lebih.

Ia dibanjiri wawancara dimana berulang kali menceritakan tentang beberapa akseptor yang mendeskreditkan dirinya yang ialah seorang idol mengikuti acara tersebut.

Namun tidak hanya netizen, Jimin bahkan sedang diamati oleh rapper senior San E, mempertahankan julukan dirinya sebagai 'Pemelihara Program' yang beredar di komunitas online.

Mengetahui bahwa San E banyak membantunya untuk mengikuti keadaan dalam program gres tersebut, Jimin mengungkapkan, "Aku sangat berterimakasih kepada San E. Ia seperti seorang Ayah untukku."

"Aku berjumpa dengan San E berkali-kali selama animo festival tahun lalu. Jika San E merupakan penampil terakhir, kami berada di panggung tepat sebelum dia, atau sebaliknya, dimana saat saya menyambutnya. Aku ingin lebih bersahabat dengan ia, tapi saya memiliki kepribadian pemalu dan lazimnya tidak mendekati orang apalagi dahulu, jadi aku hanya bisa melihatnya dari jauh. Melalui program ini, bagaimanapun, aku bisa berkenalan lebih dekat," lanjut Jimin.

Jimin juga mengungkapkan hal baik yang dilakukan oleh San E kepadanya selama mengikuti acara dengan menyampaikan, "Itulah sebabnya saya pikir dia menjagaku dengan baik. Dia banyak menolong ku di permulaan untuk menyesuaikan diri dengan program ini. Aku benar-benar bersyukur. Aku akan bersusah payah sehingga aku akan mampu bangun sendiri."

San E yang diketahui beberapa kali mengungkapkan bahwa ia menggemari Jimin, walaupun dalam konteks yang tidak kita ketahui secara pasti apakah menyukai sosok Jimin selaku rapper atau selaku seorang perempuan. Namun, keadaan seperti ini menjadikan komentar prihatin dari kelompok netizen dan menyebut San E telah masuk dalam 'Dad-Zone'.

Bagaimana berdasarkan Kalian? (west-java.com)

Lebih baru Lebih lama