Asosiasi Manajemen Hiburan Korea memberikan larangan kepada Clara untuk melaksanakan acara hiburan di Korea.
Hal ini berdasarkan alasannya kontroversi yang melibatkan Clara dan agensinya, Polaris Entertainment beberapa waktu kemudian. Diketahui bahwa Clara melakukan pembohongan publik, dengan mengklaim bahwa CEO Polaris Entertainment telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Setelah dilakukan pengusutan, hal ini dianggap selaku tuduhan imitasi.
Clara mendapatkan protes keras dari publik alasannya tindakannya tersebut. Hal ini menciptakan asosiasi hiburan resmi di Korea, membuat keputusan untuk menghentikan aktivitas Clara di dunia hiburan.
Mereka menegaskan, "Sebagai selebriti Korea yang terlibat dilema, Clara mesti mengerti tanggapanyang diberikan oleh penduduk terkait aktivitasnya sebagai selebriti, menghormati tanggapantersebut, dan sebagai publik figur harus mengambil tanggung jawab dan disiplin diri, namun ia tidak mampu melakukan hal tersebut, jadi kami mesti menetapkan apakah ia harus melanjutkan aktivitasnya sebagai seorang entertainer."
Terkait dengan pelarangan ini, tampaknya Clara tidak akan bisa beraktivitas di dunia hiburan di Korea untuk sementara waktu. Sementara film barunya 'Working Girl' masih ditayangkan di bioskop Korea, dan masih dipertanyakan apakah skandalnya ini akan mensugesti penayangan film tersebut. (west-java.com)