Akibat Kehilangan Data Percakapan, Clara Gagal Buktikan Pelecehan CEO Polaris Entertainment


Masalah yang tengah hangat terjadi antara versi seksi, Clara dengan agensi barunya Polaris Entertainment makin menjadi-jadi dan masing-masing kubu tetap bersih kukuh mempertahankan pendapat mereka.

Setelah screenshot pesan singkat antara CEO Polaris Entertainment dan Clara via KakaoTalk terbongkar, dimana pihak Polaris Entertainment pun menyampaikan bahwa mereka sama sekali tidak menyebarkannya secara sengaja, membuat pengacara Clara menyatakan pernyataan bahwa terdapat kelemahan pada bukti screenshot percakapan yang telah menjadikan banyak respon negatif netizen terhadap Clara tersebut.

Seperti yang dibilang oleh pengacara Clara sebelumnya bahwa screenshot yang telah terbongkar hanya memperlihatkan kepingan-potongan percakapan, dan tidak memperlihatkan keseluruhan dari percakapan.

Untuk menjaga gugatan Clara atas pemerkosaan yang dilaporkan dilakukan CEO Lee, pihak Clara harusnya memerlukan bukti yang berpengaruh. Namun, selaku bentuk pembelaan, alih-alih menunjukkan bukti keseluruhan percakapan terhadap para media, pengacara Clara cuma menawarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa Clara telah kehilangan data percakapannya via KakaoTalk dengan CEO Lee karena tidak sengaja menjatuhkan smartphonenya ke dalam air.

Pengacara Clara menjelaskan bahwa, "terdapat 'lebih banyak pesan-pesan' yang menyinggung pelecehan seksual tetapi itu alasannya adalah dokumen teks percakapan dari Mei dan Juni hilang. Dia telah menjatuhkan ponselnya ke dalam air dan tidak mampu memulihkan data. Server Kakao Talk tidak mempunyai tabungan percakapannya lagi."

Sampai dikala ini, dilema ini masih belum memperlihatkan ujung dari sebuah kebenaran. Bagimana berdasarkan Anda? (west-java.com)

Lebih baru Lebih lama