Girls' Generation gres-gres ini mendapatkan protes dari netizens, karena menggunakan kostum yang dianggap sebagai hasil plagiat.
Kostum yang dipakai Girls' Generation dikala tampil di 'KBS Gayo Daechukje 2014' sementara waktu lalu, dianggap menyerupai dengan rancangan produk Dolce & Gabbana. Salah satu netizen kemudian mengajukan pertanyaan terhadap penata rias Girls' Generation, apakah pakaian tersebut ialah hasil plagiat atau sebuah penghormatan terhadap desainer aslinya.
Menanggapi pertanyaan tersebut, sang penata rias mengungkapkan, "Tentu saja itu sebuah penghormatan. Aku tidak pernah melihat kostum tersebut secara langsung, jadi bagaimana kami mampu menirunya. Aku menggemari atmosfir yang dihasilkan oleh kostum tersebut, jadi aku rasa anggota Girls' Generation sangat pas dikala menggunakannya, jadi kami memfokuskan untuk menggunakan konsep seperti itu, mengikat rambut mereka dan menggunakan lipstik merah."
Ia melanjutkan, "Jika ada yang mengatakan bahwa kostum tersebut sungguh menyerupai, jadi bukankah itu sebuah kebanggaan untuk kerja keras dari tim stylist yang telah menjadikannya semalaman? Aku harap Dolce & Gabbana akan mensponsori kami pakaian mirip mereka melakukannya terhadap bintang pop lainnya."
Walau sudah mendapatkan penjelasan dari karyawan SM Entertainment, para netizens sepertinya belum merasa puas. Mereka menganggap bahwa penghormatan yang diutarakan olehnya ialah sebuah argumentasi yang mampu dilemparkan, sesudah ketahuan melakukan plagiat. Komentar dari netizens mirip, "Ketika kamu tertangkap melakukan plagiat, kamu menyampaikan bahwa itu sebuah penghormatan," dan "Aku rasa penata riasnya harus mengundurkan diri, itu benar-benar sebuah hasil plagiat." (west-java.com)