Hotel Mewah Junsu di Pulau Jeju digugat Oleh 2 Perusahaan Kontraktor


Junsu JYJ yang belum lama ini telah merilis hotel mewahnya 'Toscana' gres baru ini sudah menuai duduk perkara yang terkait dengan 2 perusahaan.

Pada tanggal 10 Desember, portal media Korea menyiarkan situasi yang sedang terjadi antara Junsu dan pihak perusahaan konstruksi Chunji Construction dan CJ Construction. Kedua perusahaan tersebut mengaku telah meminjamkan dana sebesar 5 juta dollar (sekitar 50 miliar rupiah) dana perlengkapan untuk pembangunan hotel, Jeju Toscana. Namun sejak selesainya pembangunan hotel, perusahaan masih belum mendapatkan keterangan tentang duit mereka.

Kedua perusahaan telah mengajukan somasi dengan permintaan untuk menguras properti dan telah disetujui oleh pengadilan. Chunji dan CJ menuntut biar Junsu segera mengembalikan dana mereka yang telah dikeluarkan.

Menyangkal tuduhan Chunji dan CJ, pihak Toscana Hotel mengatakan, "Konstruktor dari hotel Chunji dan CJ sudah menyalahgunakan biaya konstruksi. Bukti-bukti yang timbul menawarkan bahwa kedua perusahaan konstruksi hampir dua kali melipatgandakan biaya konstruksi dan menyalahgunakan dana. Kami berencana untuk mengambil tindakan aturan dan mengambil perilaku tegas terhadap mereka."

Mereka lebih lanjut mengungkapkan bahwa IOU yang ditulis pada 4 Agustus sehabis kedua perusahaan konstruksi mengaku mereka "diharapkan untuk dokumen akuntansi," Namun, tidak ada jumlah tertentu yang disertakan.


Jeju Toscana Hotel mengungkap sudah menyimpan salinan IOU, mengungkapkan dokumen, menyampaikan, "The IOU cuma dipakai untuk bank dan akuntansi dan tidak sama dengan jumlah yang bantu-membantu. Ditandatangani dengan segel untuk negara di atasnya. "

Selain itu, Junsu JYJ juga sudah meminjam uang sebesar 15 juta dollar (sekitar 150 miliar rupiah), selama pembangunan hotel dan telah mengeluarkan uang hutang pada Nonghyup sebesar 9 juta dollar (sekitar 90 miliar rupiah).

Seorang perwakilan pengacara dari hotel, Jun Heewon menyatakan, "Dalam proses ini ia mengeluarkan uang sisa $ 6 juta kepada perusahaan dan pembayaran adalah semata-mata merupakan tanggung jawab dan kegalauan Kim Junsu. Ini mempunyai arti tidak ada sejumlah hutang yang Kim Junsu mesti bayar kepada dua perusahaan konstruksi."

Park Sung Mi, administrator penjualan hotel, mengatakan, "Perusahaan konstruksi tahu kami sedang merencanakan gugatan terhadap mereka dan sengaja merilis pernyataan yang merusak tersebut. Mereka melaksanakan ini karena mereka pikir CEO tidak akan bisa mengambil langkah-langkah tegas alasannya adalah statusnya sebagai bintang Hallyu. Mereka mengejek beliau. Kami berencana untuk mengawali somasi kami ketika JYJ simpulan konser Osaka mereka pada tanggal 14 mendatang." (west-java.com)

Lebih baru Lebih lama