Dua anggota Ladies Code, EunB dan RiSe yang terenggut nyawanya akhir kecelakaan mobil yang terjadi sementara waktu kemudian pastinya masih menyisihkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, penggemar dan bahkan netizen.
Namun belum lama ini, kabar kecelakaan tersebut kembali terangkat alasannya adalah manjaer Ladies Code yang mengendarai mobil sewaktu terjadinya kecelakaan ditangkap dan akan didakwa.
Pada tanggal 12 November Tim jaksa Suwon sudah mengungkapkan bahwa manajer Ladies Code, Mr Park (26), sudah ditangkap dan didakwa mengakibatkan kecelakaan fatal yang menimbulkan meninggalnya EunB dan RiSe, dan luka-luka dari anggota lain serta stylist di dalam mobil.
Kecelakaan yang terjadi dini hari pada tanggal 3 September kemudian, telah diselidiki dan dikenali bahwa Mr Park membawa kendaraan beroda empat dengan kecepatan diatas rata-rata sebelum tergelincir di jalan basah dan bertabrakan dengan penghalang jalan.
Mr Park yang telah diinvestigasi oleh tim jaksa menyampaikan, "Karena kecepatan terlihat terlalu cepat, saya telah menginjak rem, namun mobil tergelincir."
Jaksa mengungkapkan, "Mr Park sudah mengatakan di permulaan pengusutan polisi bahwa roda kendaraan beroda empat terlepas tepat sebelum kecelakaan terjadi. Namun, kami sudah mengkonfirmasikan bahwa roda terlepas sesudah kecelakaan itu terjadi."
Pertanyaan lainnya dilontarkan ihwal apakah airbag tidak sedang dipakai untuk meminimalisir efek kecelakkaan, jaksa menambahkan,"Kantong udara tidak ditempatkan di kursi depan, tetapi ini sebab kecelakaan terjadi pada belahan samping kendaraan beroda empat yang bertabrakan dengan penghalang, jadi kita sudah memilih bahwa tidak ada kesalahan dengan prosedur mobil. "
Masalah ini menjadi bahan perbincangan, dimana terdapat aneka macam macam respon dari netizen. beberapa netizen menyampaikan, "Kriminal apa yang sudah ia kerjakan. CEO perusahaan yang telah menjadikan semua ini", " Mempercepat tidak berlawanan dengan minum dan mengemudi ... Dua anak tewas, ia harus melayani sekurang-kurangnya10 tahun .. dan melemparkan bahwa CEO perusahaan di penjara juga. Ini bukan hanya kesalahan manajer bahwa ia mesti mempercepat sebab acara yang ketat", "... dia akan mendapat dilema bila beliau telat untuk agenda dan adakala itu tidak mungkin tanpa ngebut jadi tentu saja sesuatu mirip ini terjadi pada kesudahannya ... Dia tidak melaksanakan sesuatu dengan benar tetapi aku tidak berpikir manajer adalah satu-satunya yang mesti disalahkan dikala mereka mesti mengikuti perintah perusahaan tanpa pendapat mereka sendiri."
Bagaimana pendapat kalian? (west-java.com)