Setelah mengajukan gugatan terhadap agensi mereka, TS Entertainment, hingga hari ini boy grup B.A.P tetap menjadi perbincangan panas.
Sebelumnya sudah dikabarkan, bahwa B.A.P mengajukan gugatan terhadap TS Entertainment, dengan argumentasi isi kesepakatan yang terkesan memperbudak para anggota. Anggota B.A.P merasa terlalu dibebankan oleh TS Entertainment, namun gaji yang mereka peroleh tidak sesuai dengan kerja keras mereka. Isi persetujuan antara anggota B.A.P dan TS Entertainment bahkan tak sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.
Fakta modern kembali terungkap, yang menyatakan bahwa salah satu anggota B.A.P pernah sakit parah. Seperti yang dikutip dari Naver, "Sejak debut, B.A.P bekerja tanpa henti sehingga membuat anggota B.A.P menderita baik secara mental maupun fisik. Mereka sudah sering meminta waktu untuk beristirahat kepada TS Entertainment, namun pihak agensi menolak. Bulan lalu, salah satu anggota sakit parah, sebab mengalami stres dan kecapekan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun, staff TS Entertainment kemudian mengambil anggota tersebut dan menenteng ke Changwon untuk secepatnya tampil di atas panggung."
"Juga, B.A.P mengungkapkan keadaan kesehatan mereka yang tidak memungkinkan untuk menghadiri konser di Beijing, China. Namun, agensi kembali tak menghiraukan. Anggota tersebut bahkan punya hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Namun, salah satu staff agensi malah menyampaikan, 'Jika kalian tidak tampil di China, pihak penyelenggara akan mengajukan somasi terhadap kita. Jika itu terjadi, kalian lah yang mesti bertanggung jawab', dan kemudian memaksa anggota untuk tetap tampil. Akhirnya, anggota B.A.P tidak ada opsi lain selain menghadiri konser di China dan Meksiko beberapa waktu kemudian."
Tak cuma itu, B.A.P bahkan sudah mendapatkan penghasilan yang besar sampai mencapai 10 juta Dollar. Namun, setiap anggota B.A.P cuma menerima bayaran $500 perbulannya. Beberapa orang renta dari anggota bahkan sudah melayangkan protes terhadap agensi. Karena hal ini, pihak orang renta bahkan tetap menawarkan penghasilan mereka terhadap sang anak, untuk memenuhi keperluan mereka. (west-java.com)