Pihak SM Entertainment kesudahannya memberikan tanggapanterkait kontroversi musik video 'Happiness' milik Red Velvet.
Sebelumnya sudah dikabarkan, bahwa musik video debut Red Velvet yang dirilis hari ini 1 Agustus 2014 jadi kontroversi alasannya adalah terdapat cuilan yang dianggap melecehkan Jepang dan Amerika. Pihak SM Entertainment diberikan protes sebab terdapat gambar surat kabar yang ternyata menyinggung soal bencana bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang pada Perang Dunia II. Selain itu, juga terdapat penggalan yang menyinggung soal bencana 9/11 yang terjadi di Amerika pada tahun 2001 silam. (Lihat penjelasannya disini)
Hal ini bahkan menjadi topik utama diberbagai situs gosip nasional Jepang. Menanggapi hal ini, SM Entertainment kemudian mengatakan, "Setelah mengajukan pertanyaan pada sutradaranya, kami mengenali bahwa ia hanya menghimpun gambar-gambar surat kabar secara acak dari internet, dan tidak ada maksud khusus dari hal tersebut."
"Karena kami tidak mengenali hal tersebut sebelumnya, kami secepat mungkin akan menghapus serpihan yang menjadi kontroversi tersebut. Kami berjanji tidak akan ada hal mirip ini terjadi dimasa mendatang." ungkap perwakilan dari SM Entertainment.
Sementara itu, hari ini Red Velvet tampil pertama kali di panggung Music Bank dan membawakan lagu debut mereka yang bertajuk 'Happiness'. (west-java.com)