Kejaksaan Seoul Bantah Pemberitaan di Surat Kabar Mengenai Park Bom


Baru-baru ini perwakilan dari Kantor Kejaksaan Seoul menunjukkan pernyataan terkait pemberitaan di surat kabar Segye, tentang masalah penyelundupan obat terlarang oleh Park Bom pada tahun 2010.

Pihak Kejaksaan Seoul membantah bahwa mereka sengaja menutup masalah penyulundupan obat terlarang Park Bom 4 tahun yang kemudian. Seperti yang dikutip dari Korea Times, Kejaksaan Seoul menyatakan, "Penyelundupan dan penggunaan Amfetamin yaitu tindakan melawan hukum yang mampu mendapatkan hukuman lebih dari 5 tahun penjara, jadi kami sangat waspada dalam mengajukan dakwaan. Kami sudah menyelidiki terkait informasi tersebut, dan Park Bom mendapatkan perlakuan yang serupa."

Mereka melanjutkan lagi, "Melalui penyelidikan kami, telah dikonfirmasi bahwa Park Bom menerima resep penggunaan Amfetamin saat masih di Amerika Serikat. Saat ia kembali ke Korea, ia merasa obat yang tidak mengandung Amfetamin tidak begitu terasa indikasinya, jadi dia memesan pil Amfetamin menurut resep yang sudah dia terima di Amerika Serikat."

Sebelumnya, Yang Hyun Suk sudah menunjukkan pernyataan eksklusif mengenai masalah penyelundupan Amfetamin yang dilakukan oleh Park Bom. Yang Hyun Suk menyatakan, bahwa Park Bom pernah mengalami syok keras, sehingga dia harus menkonsumsi Amfetamin, sesuai dengan resep yang diberikan oleh rumah sakit di Amerika Serikat, kawasan tinggal Park Bom sebelumnya. (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama