Ini Kisah dibalik Penggunaan Obat Terlarang Park Bom Pada Tahun 2010


Setelah dihebohkan dengan info masalah penyelundupan obat terlarang yang dilakukan oleh Park Bom pada tahun 2010 silam, Yang Hyun Suk pribadi turun tangan menawarkan pernyataan resmi.

Saat ditanyai argumentasi Yang Hyun Suk memberikan pernyataan secara pribadi daripada melalui perwakilan dari YG Entertainment. Ia menyatakan bahwa ada suatu hal yang hanya dirinya saja yang mengetahui, dan hal itu tidak diketahui oleh semua orang yang ada di YG Entertainment, termasuk anggota 2NE1 yang lain. Hal ini ternyata ia dapatkan langsung dari orang renta Park Bom empat tahun yang kemudian, dikala peristiwa tersebut terjadi.

Yang Hyun Suk menyatakan, "Sebagaimana yang penggemar pahami, Park Bom tumbuh di Amerika Serikat sebelum ia debut dan memiliki impian untuk menjadi pemain sepak bola. Saat pertandingan sepak bola, ia menyaksikan akhir hayat rekan satu timnya di lapangan, sejak itu ia langsung mengalami trauma dan tertekan yang ekstrim. Beberapa tahun sejak insiden tersebut, ia mendapatkan konseling dan pengobatan, serta meminum obat yang diresepkan oleh rumah sakit di Amerika Serikat.

Setelah kejadian itu, Park Bom tidak mampu lagi bermain sepak bola, dan itulah pertama kalinya ia datang ke Korea untuk melaksanakan audisi di YG. Aku masih ingat hari itu samar-samar. Salah satu argumentasi yang membuat saya mengingatnya daripada peserta audisi yang lain, ia pernah mengatakan 'Jika bukan bareng YG, saya tidak akan menjadi penyanyi.' 

Ia tidak lolos ketika audisi pertama kali, ia kembali pada tahun selanjutnya dan dieleminasi lagi. Setelah tiga tahun mengikuti audisi publik, ia balasannya menemukan daerah pertama, dan lantaran itulah, saya punya kenangan yang spesial tentangnya.

Alasan saya memberitahukan kalian semua hal ini karena pertama kalinya saya melihat Park Bom 11 tahun yang lalu. Namun, baru empat tahun yang kemudian, sehabis mengatakan dengan ayahnya, saya mengetahui bahwa ia punya keinginan untuk menjadi seorang pemain sepak bola dan pernah mengalami stress berat dikala masih kecil. Ini yaitu sebuah hal yang bahkan anggota 2NE1 sendiri tidak tahu, begitulah bagaimana aku tidak ingin menciptakan Park Bom kembali mengingat ingatan yang pahit ini.

Karena saat ini saya tidak punya pilihan lain selain megungkapkannya, hingga empat tahun yang lalu, Park Bom terus menerus meminum obat yang diresepkan kepadanya oleh rumah sakit di Amerika. Karena jadwal yang sibuk, ia tidak mampu kembali ke Amerika selama sementara waktu, dan selama itu ibu dan neneknya yang mendapatkan obat lewat pos, namun obat itu kemudian di tahan di bea cukai, karena Amfetamin dihentikan di Korea.

Untungnya, rumah sakit yang ada di Amerika memberikan catatan medis dan resep untuk pengusutan, dan kesudahannya perkara itu ditutup dan tidak menjadikan duduk perkara lebih lanjut.

Saat ini 2NE1 tengah disibukkan dengan acara tur konser, dan saya belum sempat berjumpa dengan Park Bom. Tapi tadi malam, saya menyaksikan Park Bom menangis sepanjang malam, lantaran gosip ini dirilis, dan saya kebingungan apakah saya harus mengatakan mengenai masa lalunya yang tak mau Park Bom ungkit kembali.

Aku meminta maaf dengan benar-benar sebab sudah menciptakan kekhawatiran ini.

Kami akan kembali dengan kabar yang positif. Terima kasih."

Tulisan ini ditulis pribadi oleh Yang Hyun Suk yang diposkan melalui situs resmi YG-Life. (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama