Bukti Terkait Pernyataan Yang Hyun Suk Mengenai Park Bom Telah ditemukan


Sebelumnya, Yang Hyun Suk sudah memberikan pernyataan resmi terkait masalah obat terlarang Park Bom, dan kali ini bukti pendukungnya telah didapatkan.

Salah satu kutipan dari pernyataan Yang Hyun Suk merupakan, "Sebagaimana yang penggemar ketahui, Park Bom berkembang di Amerika Serikat sebelum ia debut dan mempunyai keinginan untuk menjadi pemain sepak bola. Saat pertandingan sepak bola, ia menyaksikan kematian rekan satu timnya di lapangan, semenjak itu ia pribadi mengalami stress berat dan frustasi yang ekstrim. Beberapa tahun sejak insiden tersebut, ia mendapatkan konseling dan pengobatan, serta meminum obat yang diresepkan oleh rumah sakit di Amerika Serikat."

Para penggemar kemudian mendapatkan pemberitaan di surat kabar yang sesuai dengan pernyataan Yang Hyun Suk. Surat kabar ini dirilis pada tahun 1998 silam, dan terdapat dalam arsip Google News. Menurut surat kabar Sun Journal, seorang siswi bernama Jenny Park merupakan salah satu pesepak bola papan atas di Gould Academy. Diketahui, Park Bom merupakan alumni di Gould Academy, dan nama Amerika nya ialah Jenny Park.


Kemudian, terdapat berita dari surat kabar yang sama, yang dirilis pada tahun 2000. Menyatakan bahwa seorang pemain sepak bola muda meninggal sebab mengalami pembengkakan pembuluh darah.


Didalam postingan tersebut disebutkan bagaimana emosionalnya murid Gould Academy ketika kejadian tersebut. Kepala sekolah Gould Academy yang menjabat ketika itu menyatakan, "Kami melamun ditempat dan mengalami suasana yang begitu emosional selama 45 menit disana."

Hal ini sesuai dengan pernyataan Yang Hyun Suk, yang menyatakan bahwa Park Bom mengalami syok alasannya adalah rekan satu timnya yang meninggal dilapangan. Sehingga, sesudah itu ia terus menerus mendapatkan pengobatan dari rumah sakit Amerika Serikat, dan menyantap obat Amfetamin yang peredarannya sendiri dihentikan di Korea. (west-java.com)
Lebih baru Lebih lama