Walau menerima banyak pujian mengenai kesanggupan aktingnya, ternyata hal itu tidak menciptakan Lee Joon menjadi besar kepala.
Baru-baru ini ia diwawancara oleh TV Report dan membahas ihwal kiprahnya dalam drama 'Gap Dong'. Didalam drama ini, Lee Joon memerankan aksara Ryu Tae Oh, seorang pembunuh psikopat.
Lee Joon menyampaikan, "Tidak sukar untuk menentukan bab yang akan dimainkan. Aku senantiasa ingin memerankan huruf yang menarik dan mengasyikkan. Itu tergantung kepadaku bagaimana aku memerankan aksara mirip Ryu Tae Oh, bisa saja aksara itu menjadi biasa-biasa saja atau malah menjadi sungguh hebat, tergantung bagaimana saya memerankannya."
Ia melanjutkan, "Aku tak mau melakukan akting yang serupa untuk huruf itu. Aku ingin membuat gaya akting yang unik untuk diriku sendiri. Ketika aku berlatih, saya membaca naskah seperti sebuah buku. Bahkan bila dalam scene yang sama, saya berlatih dan mencari gambaran yang secara pribadi saya rasa cocok."
Namun, Lee Joon merasa tidak puas dengan aktingnya, ia bahkan memperlihatkan skor penilaian yang sangat rendah untuk dirinya sendiri. "Saat ini orang-orang menilaiku selaku bintang film-idol terbaik. Aku merasa sangat berterimakasih dan juga merasa stress. Masih banyak yang kurang disana-sini. Jika 10 poin adalah skor tertinggi untukku, maka saya akan menunjukkan skor 1.5 untuk diriku sendiri. Tidak ada adegan yang membuatku merasa puas. Aku sungguh-sungguh merasa kecewa."
Lee Joon memang diketahui dengan kesanggupan aktingnya yang luar biasa. Jika kalian menonton drama 'Gap Dong', kalian akan dibentuk kagum dengan akting dan verbal dari Lee Joon. Namun, jikalau akting sebagus ini saja ia masih merasa kurang, kira-kira bagaimana akting yang dianggap terbaik oleh Lee Joon? (west-java.com)