Kali ini @(west-java.com) akan kembali membicarakan ihwal arti atau makna dari musik video, dan kali ini yang mau diterangkan ialah MV terbaru dari Akdong Musician yang berjudul 'Melted'. Musik video dari Akdong Musician ini memiliki banyak makna yang tersirat.
'Melted' menggambarkan keadaan di masa dikala ini. Dimana orang-orang berkembang kian dewasa, dan semakin banyak problem yang mau dihadapi. Seharusnya orang-orang remaja ini menawarkan kehangatan, tetapi dilema-persoalan tersebut lah yang balasannya membuat hati mereka menjadi masbodoh dan membeku.
Jika kalian memaknai liriknya, maka terdapat cuilan lirik yang menyampaikan, "Kenapa es begitu acuh taacuh?". Sebenarnya dalam bahasa Korea, kata Es dan Orang Dewasa memiliki bunyi yang nyaris sama. Makara, lirik tersebut bisa juga diartikan menjadi "Kenapa orang sampaumur begitu masbodoh (kejam)?". Hal itu memperlihatkan bahwa orang sampaumur mempunyai hati yang cuek dan beku, bila ketimbang bawah umur.
MV 'Melted' dimulai dengan seorang laki-laki tua yang sedang memandang ke jendela, serta seekor kadal yang sedang berada dikandangnya.
Pria bau tanah tersebut tengah mengingat memori masa lalunya dikala ia masih muda. Sedangkan kadal ialah simbol dari keinginan dan konservasi. Dapat diartikan sebagai, mempertahankan impiannya untuk terus hidup. Hal yang dimiliki oleh setiap belum dewasa, dimana mereka mempunyai impian dan kesempatan untuk meraihnya.
Es yang membeku ini selaku tanda akan dimulainya adegan-adengan yang memperlihatkan bagaimana dinginnya hati orang-orang cukup umur.
Adegan dimulai dengan seorang laki-laki remaja yang sedang memiliki persoalan dalam pekerjaanya, serta seorang anak yang meminta tumpangan dari pria tersebut.
Seperti yang mampu kalian lihat, anak ini memiliki cita-cita untuk menjadi seorang fotografi. Namun, tingkah laku anak ini malah membuat pria cukup umur tersebut makin merasa jengkel.
Anak itu kemudian diusir keluar dari mobilnya. Menunjukkan betapa kejamnya orang sampaumur tersebut.
Adegan berikutnya adalah di sebuah mini market. Si anak tadi ingin berbelanja kuliner, tetapi ia cuma mempunyai duit receh. Ternyata hal itu membuat si pemilik toko menjadi sedikit jengkel. Dengan terpaksa ia mendapatkan uang receh tersebut. Kembali, kita menyaksikan segi 'masbodoh' dari orang akil balig cukup akal, yang begitu terobsesi dengan uang ini.
Si anak tadi kemudian beristirahat dengan mengkonsumsi kuliner yang ia beli. Dari sini, ia kembali memotret kejamnya kehidupan orang remaja, dengan aneka macam problem yang mereka hadapi.
Seorang laki-laki yang memungut barang dari tong sampah.
Seorang pria yang putus asa alasannya tidak mendapatkan hasil dari pantomimnya
Namun perempuan tersebut kemudian tersenyum ke arah anak tadi. Apakah mungkin wanita ini tidak memiliki hati yang acuh taacuh mirip yang lainnya?
Anak tadi kemudian masuk kedalam kendaraan beroda empat si wanita. Wanita yang tadinya menangis kemudian mengenakan make-up nya dan berpose dikala difoto oleh anak tersebut.
Anak tadi kemudian dibawa ke sebuah bar. Di kafetaria ini kita akan kembali melihat bagaimana dinginnya orang akil balig cukup akal.
Wanita yang tadinya kita anggap mempunyai hati yang baik, ternyata tidak jauh berbeda dengan yang lainnya. Ia bahkan meninggalkan anak tadi, dan pergi bareng seorang pria. Pemilik kafetaria yang juga memiliki hati 'acuh taacuh' ini meminta anak tersebut membayar minuman yang mereka minum.
Karena si anak tadi tidak bisa membayar minuman mereka, karenanya ia mendapatkan pukulan dari pemilik bar tersebut.
Anak tersebut kemudian ingin melaporkan insiden tadi ke kantor polisi. Polisi yang kita anggap memiliki jiwa penolong, ternyata tak jauh berlainan dengan orang-orang akil balig cukup akal yang sudah digambarkan sebelumnya. Polisi tersebut kemudian menolak untuk menanggapi laporan yang anak tadi berikan.
Ia kemudian menemukan seekor anjing, kemudian ingin menyapanya.
Bukannya ingin bermain, anjing tersebut malah menggonggonginya. Ia lalu merasa dunia begitu kejam terhadapnya, bahkan seekor anjing memperlakukannya seperti itu. Anak ini kemudian berteriak seperti membalas gonggongan anjing tersebut. (Disini admin pengen nangis. Hiks )
Berbeda dengan yang lainnya, pria bau tanah si pemilik anjing tadi ternyata mempunyai hati yang hangat. Ia kemudian memperlihatkan kuliner dan minuman terhadap anak tersebut, bahkan ingin membetulkan kamera si anak yang telah rusak.
Harap berikan sumber ketika mengcopy paste goresan pena ini! Written by : @OfficialRiyo