Seorang perempuan di Korea melaksanakan pemerasan terhadap Park Yoo Chun JYJ dan Agensi C-JeS Entertainment.
Baru-gres ini, gosip mengenai pemerasan yang dialami oleh ParkYoo Chun dan agensinya menjadi bahan perbincangan netizen. Berita tersebut terkuak sesudah tertangkapnya tersangka pelaku pemerasan oleh kepolisian Seoul di suatu kafe di Gangnam.
Wanita pelaku pemerasan yang dikenali berusia sekitar 30-an tahun tersebut awalnya memperoleh ponsel yang ternyata milik mantan dari idol yang sekarang sudah beralih profesi menjadi pemain film, Park Yoo Chun. Dalam ponsel tersebut, pelaku mendapatkan teks dan foto-foto Yoo Chun dan mantan.
Dengan bermodalkan foto-foto dan teks tersebut, pelaku mulai memeras dengan meminta duit sebesar 50 juta won atau sekitar 533 juta rupiah. Lalu pihak agensi mengantarkan duit sebesar 100 juta sebagai ongkos imbalan telah mendapatkan ponsel. Namun, pelaku menolak ajuan tersebut dan meminta duit dua kali lipat dari sebelumnya. Karena agensi sudah tidak mampu mengabulkan ajakan pelaku dengan bayaran 1 miliar, agensi pribadi mengambil langkah-langkah dengan melaporkan ke pihak kepolisian.
Pihak agensi C-Jes Entertainment kemudian mengeluarkan pernyataan untuk menjernihkan suasana ini, "Nyonya Park, menghimpun keterangan pribadi dari ponsel yang ia diperoleh, dan ketika ia menyaksikan Yoochun di dalam ponsel, ia lalu meminta 100 juta won untuk tidak membuatkan keterangan di telepon untuk outlet media atau online ... Karena tidak ada hal untuk disembunyikan dan kejahatannya sudah sangat parah, kami meminta pengusutan. Seperti Nyonya Park yang sudah menuntut sejumlah besar uang, beliau ditangkap dan masalah tersebut telah sudah ditransfer ke pihak kejaksaan. "
Sementara itu, Park Yoo Chun telah diseleksi sebagai pemeran utama dalam drama terbaru "Three Days".