Inilah Kisah Tragis Ayah yang Tega Membunuh Anaknya Karena Terlalu Menggilai Idol


Inilah kisah tragis seorang ayah yang tega membunuh anaknya sendiri alasannya terlalu menggilai idol.

Sebelumnya sudah dibahas mengenai seorang penggemar EXO yang dibunuh oleh ayahnya. Namun masih banyak yang mengajukan pertanyaan-tanya, apa yang bahwasanya terjadi. Tragedi ini terjadi di Beijing pada tahun 2013 kemudian, namun kembali menjadi topik panas, alasannya baru-gres ini ayah dari penggemar EXO tersebut gres menjalani persidangan. Ayah yang berjulukan Zhou Kai ini kemudian mengisahkan perihal peristiwa yang bahwasanya.

Bermula pada November 2013, anak gadisnya yang gres berusia 13 tahun tidak dapat mendapatkan peraut pensilnya. Hal tersebut ia jadikan alasan untuk tidak pergi ke sekolah. Ayahnya kemudian murka, dan mengatakan, "Kau hanya berada di depan komputer sepanjang waktu. Kau hanya bisa menghabiskan uang saja." Anak tersebut kemudian menjawab, "Ini cuma soal duit. Aku bisa mengembalikannya kepadamu kelak." Ayahnya masih dengan sabar mengatakan, "Kau tidak perlu mengembalikan uang itu padaku. Tidak peduli bagaimanapun fantastis para idola ini, mereka tidak mencintaimu mirip orang tuamu. Apakah kamu tahu ini mengusik sekolahmu?" Namun anak tersebut malah menjawabnya dengan agresif, "Aku mencintai mereka ribuan kali lebih daripada aku mencintaimu! Idola lebih baik daripada dirimu!"

Karena kata-kata tersebut, ayahnya kemudian pergi ke dapur dan mengambil sebilah pisau. Ia hanya berencana untuk menakuti anaknya. Namun bukannya takut, anak tersebut malah makin mengeluarkan kata-kata yang tidak mengasyikkan. Ia berteriak kepada ayahnya, "Idola jauh lebih baik ketimbang siapa saja renta yang sepertimu!" 

Kesabaran Zhou Kai sudah habis, ia eksklusif menggorok anaknya dengan pisau yang ia ambil dari dapur. "Aku melihat anakku jatuh, berguling dari sofa ke lantai. Aku menjajal untuk menyelamatkannya, namun sudah telat." Melihat insiden tersebut, Zhou Kai kemudian menjajal untuk bunuh diri dengan mengiris pergelangan tangannya. Saat polisi dan ambulan datang, anaknya sudah tewas dan Zhou Kai langsung dilarikan ke rumah sakit.

Saat di pengadilan, ia mengungkapkan kisah anaknya yang terlalu menggilai EXO ini. Zhou Kai mengungkapkan bahwa satu tahun dewasa ini, anaknya menghabiskan waktu berhari-hari didepan komputer. Setelah pulang sekolah ia pribadi menuju kamarnya, bahkan tidak makan. Zhou Kai kemudian berbicara dengan istrinya, mereka mengenali bahwa anaknya begitu mengidolakan EXO. Semua pakaian dan benda yang ia beli, bekerjasama dengan EXO. Ia juga masuk dalam fanclub EXO, bahkan mengatur jadwal untuk banyak sekali event.

Zhou Kai mengungkapkan bahwa keluarganya bukanlah keluarga yang berada. Namun anaknya terlalu banyak menghabiskan uang, bahkan meraih ribuan Yuan, hanya untuk membeli barang-barang yang berkaitan dengan EXO. Apalagi pada bulan Oktober lalu, EXO tampil di Beijing. Dengan tiket yang seharga 1,200 Yuan, sedikit memberatkan untuk keluarga Zhou Kai. Namun anaknya ingin menghadiri konser tersebut, bahkan ia juga ingin membelikan satu tiket untuk temannya. Ayahnya kemudian menolak untuk menunjukkan uang dengan menyampaikan, "Kita bukan orang kaya, kita tidak memiliki duit banyak." Anak ini malah menjawab dengan kata-kata garang, "Jadi? Kenapa kau tidak menciptakan banyak uang?" Neneknya kemudian memberikan uang sebanyak 2,700 Yuan untuk memenuhi harapan anak tersebut.

Zhou Kai mengungkapkan kesedihannya dengan menyampaikan, "Ketika saya mendengarnya berkata, 'Idola lebih baik ketimbang orang bau tanah sepertimu!', saya tidak bisa menahannya lagi. Itu betul-betul membuat hatiku runtuh."

Semoga saja ini bisa jadi pelajaran untuk semua para penggemar yang terlalu fanatik terhadap idolanya.




Source : 1

Lebih baru Lebih lama